Ketika “Membela Mazhab Syafi‘i” Dipakai untuk Menyerang Sunnah
Beberapa waktu terakhir, sering beredar sebuah postingan yang melabeli buku Ajaran Mazhab Imam Asy-Syafi'i Yang Ditinggalkan Sebagian Pengikutnya sebagai “buku Wahabi”, seolah-olah buku tersebut merupakan ancaman bagi mazhab Imam Asy-Syafi‘i رحمه الله. Seperti postingan propaganda lainnya untuk "menggembosi dakwah Sunnah". Masalahnya, narasi ini tidak lahir dari kajian ilmiah, tetapi dari sikap ideologis yang sejak awal memang tidak simpatik terhadap dakwah Sunnah. Isu Sebenarnya: Bukan Mazhab, tapi Sunnah Perlu diluruskan sejak awal: buku ini tidak menyerang Imam Asy-Syafi‘i, dan juga tidak memaksa semua orang harus beramal dengan satu pendapat tertentu. Yang dikritisi adalah sebagian praktik dan sikap pengikut yang: mengaku bermadzhab Syafi‘i, tetapi meninggalkan prinsip-prinsip yang justru ditegaskan oleh Imam Syafi‘i sendiri . Ironisnya, pihak yang paling keras melabeli buku ini “Wahabi” justru sering: meremehkan sunnah jenggot, membolehkan rokok, menolak ...