Perfeksionisme, Perfect Moment Syndrome, dan Sosial Media

 

Perfeksionisme, Perfect Moment Syndrome, dan Sosial Media

  1. Halo semuanya! Ini Ryan lagi, si bodoh dari blog pribadi Ryan-Isra.net. Hari ini gue mau ngobrol santai tentang sebuah konsep misterius yang bikin banyak orang pusing, yaitu perfeksionisme, secara lengkap gw bahas di ryan-isra.net ya. 

    Perfeksionisme, Perfect Moment Syndrome, dan Sosial Media, ini ada korelasinya semua.

    Jadi katanya, perfeksionis itu tipe orang yang suka banget ngejar kesempurnaan, takut banget salah, dan males beresiko. Tapi apa bener selalu bagus kalo jadi perfeksionis gitu?

    Di satu sisi sih, perfeksionis punya keunggulan kaya teliti, rajin, sama suka ngbenchmare diri sendiri. Tapi di lain sisi, obsesi mereka buat sempurna bisa bikin stres dan depresi lho, kaya mental mereka lagi diperas.

    Terus perfeksionisme juga bikin muncul sindrom yang namanya Perfect Moment Syndrome. Di mana orang sukanya mikir 'tunggu dulu, aku belum siap' terus nunda-nunda beraksi. Jadinya banyak kesempatan yang kelewat gitu deh.

    Nah buat atasi PMS ini, menurut gue yang paling penting itu nerima kenyataan bahwa kehidupan gak akan sempurna. Jangan menunggu waktu yang tepat, lakukan aja terus! Terus jangan lupa senyum, hidup itu penuh kejutan kok.

    Apalagi sekarang di era sosmed, banyak yang tergoda buat selalu keliatan sempurna di mata publik. Padahal otak gak bisa dipisah sama realita dong, beda sama yang di-post. Jadi jangan lupa menikmati hidup aslinya!

    Nah gitulah analisisku singkat tentang perfeksionisme. Gimana menurut kalian? Berhasil ngejelasin konsepnya dengan bahasa santai gak? Kritik dan saran selalu ditunggu lho di kolom komentar!



Comments

Popular posts from this blog

Beli Handsfree iPhone di "B2 Store original" di Tokopedia ?

Mematikan sppsvc.exe di Windows 10 karena bikin lambat

Ga bisa install plugin baru di Wordpress