Kata Memek? Kotor? Jorok? Abusive?
Kata Memek? Kotor? Jorok? Abusive? Ga berpendidikan?
Yak, saya juga berpikir gitu sebelumnya selama 32 tahun lebih, sampai hari ini, ada sebuah postingan unik tentang meme dalam bahasa bali.
Saya juga paham bahwa terkait pengucapan, bahasa, antar daerah bisa berbeda makna
Sebagaimana kata turu dalam bahasa jawa yang artinya bobok alias tidur, ternyata dalam pengucapan yang huruf u nya lebih di tekan di akhir, atau mendekati ucapan uk, artinya kemaluan wanita, dan juga bahasa lainnya yang dalam bahasa daerah lain bisa bermakna tabu di sebagian daerah lainnya.
Tapi yang ini beneran baru tau aja, hehe.
(1)
KENAPA HARUS VIRAL?
BUKAN DEMI VIEWS TAPI DEMI TIDAK MENYALAHGUNAKAN BAHASA DAERAH SAYA TERCINTA.
Begini, kemarin 22 Desember sudah pasti diperingati sebagai hari ibu. Hari ini saya meneukan salah satu akun shitpost yang saya ikutin memposting meme seperti ini.
Dimana letak lucunya? Kata MEMEK? Kalau menurut kalian iya bahkan jijik dengan kata MEMEK mari saya jelaskan.
Memek berasal dari kata baku Meme yang artinya ibu. Meme ini panggilan sehari - hari bagi saya dan segelintir anak muda di Bali untuk saat ini.
Loh kok segelintir?
Anak muda umur seperti saya udah jarang yang manggil meme. Kebanyakan sekarang manggil mama sama ibu.
Padahal meme adalah panggilan khas Bali untuk ibu yang kini sudah semakin jarang digunakan. Apalagi sama ibu² muda sekarang.
Lho emang gak ada panggilan ibu selain meme?
Jawabannya ada, cuman sebagai anak yang berkasta Jaba atau rendah. Kami tidak dapat memanggil ibu dengan sebutan Biang artinya ibu.
Jadi kalau orang Bali dan kastanya Jaba ya pasti manggil ibunya = meme.
Lalu kenapa bisa jadi memek?
Intinya beberapa kata dengan logat Bali ada penambahan huruf K di belakangnya.
Contoh:
"Mek ije ket jang pise tuni?"
*Bu, di mana tadi taruh uangnya?*
Atau
"Memek milu sik meblanje"
*Ibuuu aku ikut belanja*
Apa gak boleh meme aja gak usah memek?
Boleh tapi gak tau gimana ya, rata² yang manggil ibunya meme itu udah terlanjur dari kecil isi K dibelakangnya ya jadinya memek.
Contoh nama yang kadang isi huruf K juga dibelakang saat akan memanggil si pemilik nama:
Ari jadi Arik
Fitri jadi Fitrik
Novi jadi Nopik
Dewi jadi Dewik
Dwi jadi Dwik
dsb.
Please kami di Bali manggil memek udah kebiasaan dari kecil. Dan bersyukur banget walau panggilan tradisional dan sekarang dianggap jorok sama masyarakat non Bali. Panggilan memek udah langka bahkan sudah banyak ditinggalkan.
Jangankan Memek. Kata Ngocok aja udah dianggap tabu sekarang.
Jangan menghina hanya untuk meninggalkan luka di hati saudara se-satu Tanah Air, se-satu Bangsa.
Referensi:
(1) https://id.quora.com/Apa-arti-dan-asal-kata-turuk/answer/Poniyem-Bashirun
(2) https://id.quora.com/Apa-yang-membuatmu-kesal-hari-ini/answer/Lafilledhiver
Comments
Post a Comment